Semua Kategori

BLOG

Beranda >  BLOG

Apa Perbedaan antara Sealant Poliuretan dan Sealant Lainnya?

Feb 16, 2026

Hal pertama yang diperhatikan orang ketika memasuki toko peralatan adalah ketika mereka berdiri bingung di depan dinding penuh tabung-segel. Dengan begitu banyak jenis sealant, bagaimana cara memilih yang tepat untuk proyek Anda? Anda melihat nama-nama seperti silikon, akrilik, poliuretan, dan bahkan mungkin MS polymer, yang justru menambah kebingungan. Namun, seperti produk lainnya, sealant memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing, sehingga jenis sealant tertentu lebih atau kurang cocok untuk aplikasi yang berbeda. Seiring waktu, produsen tertentu—seperti Juhuan—telah mengembangkan beragam produk yang dirancang khusus untuk mengatasi permasalahan spesifik. Hari ini, kami akan fokus pada satu produk: sealant poliuretan. Kami akan membahas sifat-sifat uniknya yang membedakannya dari sealant lain, sehingga saat Anda berkunjung ke toko peralatan berikutnya, Anda dapat memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

What Are the Differences Between Polyurethane Sealant and Other Sealants?

Dasar-Dasar Kimia Sealant

Sebelum kita mulai, perlu dicatat bahwa bahan penyegel tidak dibuat secara seragam. Pertama-tama, bahan penyegel yang berbeda diproduksi menggunakan polimer dasar yang berbeda pula, dan jenis polimer yang digunakan dalam bahan penyegel tersebut mengendalikan seluruh fungsi bahan penyegel tersebut. Anda kemungkinan besar sudah familiar dengan ungkapan bahwa semua perkakas itu sama, tetapi tentu saja tidak masuk akal menggunakan palu untuk memasukkan sekrup.

Segel memiliki sifat-sifat yang memberikan keunggulan unik untuk berbagai kegunaan. Sebagai contoh, segel silikon bersifat fleksibel dan memberikan ketahanan terhadap cuaca. Akrilik, sebagai segel berbasis air, lebih mudah dibersihkan. Segel silikon termodifikasi, juga dikenal sebagai polimer MS, berupaya menggabungkan sifat terbaik dari dua kategori sebelumnya. Selanjutnya ada segel poliuretan. Segel ini sangat dihargai karena memberikan kekuatan dan daya tahan yang luar biasa. Kekuatan ikatan dan daya tahan sangat krusial untuk pekerjaan berat; oleh karena itu, Juhuan menawarkan rangkaian lengkap segel tersebut, termasuk pilihan berbasis poliuretan, yang menunjukkan bahwa masing-masing varian memberikan manfaat unik guna memenuhi kebutuhan konstruksi dan perbaikan.

Kekuatan dan Daya Tahan Segel Poliuretan

Jika Anda membutuhkan sealant yang mampu menahan beban berat, tidak perlu mencari lagi selain sealant poliuretan. Sealant ini sangat tangguh. Ia membentuk ikatan yang sekuat-kuatnya, dan setelah mengering sempurna, tahan terhadap abrasi serta sobekan. Karena sifatnya ini, sealant poliuretan menjadi pilihan utama untuk area yang mengalami keausan dan kerusakan berat, termasuk lantai, jalan masuk kendaraan (driveway), dermaga bongkar muat (loading dock), serta lokasi serupa lainnya.

Sealant lain mungkin menawarkan fleksibilitas atau adaptabilitas yang lebih baik terhadap berbagai kondisi cuaca, namun jika menyangkut kekuatan mekanis murni, poliuretan unggul. Poliuretan memberikan daya rekat yang paling konsisten dan paling kuat pada sebagian besar bahan, termasuk beton, kayu, logam, dan sebagian besar plastik. Berkat daya rekat yang kuat ini, sealant poliuretan mampu menahan pergerakan dan tekanan berat tanpa terlepas dari sambungan. Jika Anda perlu menyegel sambungan pada lantai beton atau merekatkan bahan-bahan yang akan mengalami tekanan tinggi, sangat bijak untuk mempertimbangkan penggunaan sealant poliuretan.

Fleksibilitas dan Kemampuan Bergerak

Saat ini, kekuatan memang penting, tetapi sealant juga harus mampu bergerak. Struktur mengalami pergeseran terus-menerus; material mengembang dan menyusut akibat perubahan suhu. Jika sealant terlalu kaku, sealant tersebut akan retak. Di sinilah perbedaan besar antarjenis sealant menjadi jelas.

Pemimpin dalam kategori sealant yang dapat diregangkan adalah silikon, yang mampu meregang dan termampatkan dalam jumlah besar tanpa gagal. Poliuretan juga dapat diregangkan, namun silikon lebih elastis. Poliuretan mampu memberikan kemampuan pergerakan yang baik untuk sambungan konstruksi dalam kisaran 20 hingga 25 persen. Untuk aplikasi pergerakan ekstrem—seperti pemasangan kaca dinding pada gedung tinggi—silikon lebih disukai. Sedangkan untuk penyegelan kusen pintu dan jendela di rumah, sealant poliuretan bekerja secara sempurna.

Kemampuan Dicat dan Hasil Akhir

Sealant berbahan silikon umumnya tidak dapat dicat dan menimbulkan kesulitan dalam proses pengecatan. Sealant silikon menyulitkan cat untuk melekat karena cat cenderung menggumpal.

Segel poliuretan dan segel akrilik memiliki keunggulan penting sebagai bahan penyegel yang dapat dicat setelah mengering. Artinya, Anda dapat menyesuaikan tampilan segel—bahkan menyegel secara tak terlihat—agar menyatu sempurna dengan permukaan di sekitarnya. Jika Anda menyegel area seperti lis jendela atau papan alas dinding, kemampuan untuk mengecat ulang segel tersebut merupakan keuntungan besar. Meskipun segel akrilik juga dapat dicat, pada area yang mengalami pergerakan lebih besar serta memerlukan daya rekat dan ketahanan yang lebih tinggi, segel poliuretan berkualitas akan unggul.

Ketahanan Cuaca dan UV

Segel yang digunakan di luar ruangan harus mampu bertahan terhadap kondisi cuaca, termasuk sinar matahari, hujan, salju, serta suhu ekstrem. Di sinilah berbagai jenis segel menunjukkan kekuatan dan kelemahannya masing-masing.

Silikon memenangkan penghargaan untuk ketahanan UV terbaik. Bahan ini dapat terpapar sinar matahari terik selama bertahun-tahun tanpa mengalami perubahan. Sealant poliuretan lebih kuat, tetapi umumnya tidak sestabil silikon terhadap radiasi UV. Beberapa formulasi poliuretan dapat mengalami pengeringan permukaan (chalkiness) atau degradasi jika terpapar sinar matahari dalam waktu terlalu lama. Masalah ini biasanya tidak menjadi kendala jika sealant akan dicat, karena cat melindungi permukaan dari radiasi UV. Ketika sealant digunakan di luar ruangan dan ketahanan terhadap UV merupakan faktor paling penting, silikon biasanya merupakan pilihan terbaik. Sealant poliuretan sangat cocok untuk menyegel sambungan pada teras beton yang dicat atau untuk aplikasi di dalam ruangan.

Waktu Pengeringan dan Aplikasi

Cara sealant mengering (mengeras) serta durasi waktu yang dibutuhkan untuk proses pengeringan juga dapat memengaruhi keputusan Anda. Sealant akrilik berbasis air dan mengering melalui penguapan. Lapisan permukaannya mengering dengan cepat, tetapi memerlukan waktu cukup lama untuk mengering sepenuhnya. Sealant silikon mengering melalui kelembapan udara dan melepaskan asam asetat atau zat sampingan lainnya.

Segel poliuretan juga bekerja melalui proses pengeringan akibat kelembapan. Dalam beberapa jam, lapisan permukaan (skin) akan terbentuk, dan tergantung pada kelembapan serta suhu lingkungan, proses pengeringan menyeluruh hingga seluruh ketebalan dapat memakan waktu beberapa hari. Segel poliuretan juga cenderung lebih lengket dan lebih sulit dibentuk dibandingkan segel jenis lainnya. Biasanya, pembersihannya juga memerlukan pelarut—berbeda dengan segel akrilik yang dapat dibersihkan hanya dengan air. Memahami perbedaan-perbedaan ini akan membantu Anda memilih produk yang tepat.

Penggunaan Umum Masing-Masing Jenis

Lalu, bagaimana dengan masing-masing jenis segel tersebut secara terpisah? Kami akan menggunakan sebagian informasi yang dikumpulkan dari perusahaan seperti Juhuan—yang menjual berbagai macam segel silikon, akrilik, dan poliuretan—untuk membantu menjawab pertanyaan tersebut.

Segel berbahan silikon umumnya digunakan di sekitar rumah, seperti di dapur atau kamar mandi, untuk akuarium, serta untuk jendela, di mana fleksibilitas dan ketahanan terhadap kelembapan merupakan suatu keharusan. Jika Anda berencana mengecat, segel akrilik umumnya digunakan untuk retakan dan celah di bagian dalam ruangan. Segel poliuretan menjadi pilihan utama untuk sambungan konstruksi, penyegelan kusen pintu dan jendela, serta pekerjaan berat yang mengutamakan kekuatan. Lini produk Juhuan mencakup lem marmer dan liquid nails untuk kebutuhan perekat khusus. Memilih segel yang tepat untuk proyek sangatlah penting.

Membuat Pilihan yang Tepat

Pada akhirnya, saat menentukan segel mana yang akan digunakan, ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri sendiri: Permukaan apa saja yang akan direkatkan? Apakah segel tersebut akan terpengaruh oleh sinar matahari? Apakah segel ini perlu dicat? Berapa besar pergerakan yang akan dialami sambungan tersebut? Apakah sambungan tersebut akan mengalami beban gaya yang besar?

Jika suatu sambungan akan mengalami banyak pergerakan dan memerlukan ketahanan UV ekstrem serta fleksibilitas tinggi, maka silikon akan menjadi produk terbaik. Untuk mengecat retakan di interior, akrilik mungkin cocok. Namun, untuk pekerjaan konstruksi dan perbaikan yang membutuhkan ikatan kuat, tangguh, dan tahan lama, sealant poliuretan merupakan jawaban terbaik. Selama lebih dari tiga puluh tahun, produsen seperti Juhuan telah mengembangkan produk yang digunakan dalam bidang konstruksi. Untuk mencapai hasil profesional yang tahan lama, penting untuk mengetahui cara memilih produk yang tepat sesuai kebutuhan pekerjaan.

Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000

Hak Cipta © 2025 oleh Shandong Juhuan New Material Technology Co., Ltd.  -  Kebijakan Privasi